Pemenang Kusala Sastra Khatulistiwa Tahun 2003

Judul : Bibir Dalam Pispot

Penulis : Hamsad Rangkuti

Lewat buku kumpulan cerpen ini, selain menyuguhkan kisah-kisah menarik dalam seuntai cerita, Hamsad juga ingin berbagi pengalaman kepada pembacanya tentang bagaimana proses cerpen-cerpennya lahir. Misalnya, bagaimana sesungguhnya kisah di balik kemunculan cerpen “Maukah Kau Menghapus Bekas Bibirnya di Bibirku dengan Bibirmu?”, yang oleh F Rahardi diakui telah menarik perhatian masyarakat lantaran kemampuan Hamsad mendekati tema itu dengan cara yang kreatif. Salah satu jawabnya: Imajinasi liar! Setelah itu baru mencari pembenaran yang bisa menopangnya.”Saya juga bisa mengarang dari nol. Tidak ada ide. Misteri penciptaan akan datang di saat kita mencipta,” begitu kata sang pengarang. Dan, kepiawaian Hamsad menggambarkan kehidupan rakyat kecil dalam sebuah tuturan yang indah, menarik dan menggugah emosi pembaca, harus diakui telah menempatkan dia sebagai satu di antara sedikit cerpenis garda depan Indonesia saat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *